on bended knee
………
Can we go back to the days our love was strong
Can you tell me how a perfect love goes wrong
…….
Intro :
Anda sudah beli tiket untuk nonton konsernya Boyz II Men pada tanggal 2 Mei nanti ? Semoga yang sekarang ini nggak gagal lagi setelah sempat tahun lalu dibatalkan gara2 “travel warning” dadakan.
Entah disengaja atau tidak, kebetulan tema tulisan kita kali ini mengupas satu lagu hits dari empat orang penghuni vocal group ini. Setelah sukses single jawara “End of the road”, bisa dikatakan single kedua dari mereka ini pun nggak kalah ngetopnya, terlebih buat mereka yang punya kenangan diputus sang pacar dan pengen balik lagi. Ihik ihik…..
Putus ? Satu kata ini kadang tidak kita mengerti ketika kita rasa semua masa penjajakan yang ada lagi hangat-hangatnya. Padahal tujuan masih jauh, tetapi mengapa harus terhenti di persimpangan jalan. Alasan klasik seperti perbedaan agama, jurang status sosial, selisih umur, dan adanya konflik keluarga mungkin masih bisa kita mengerti sebagai dalih putusnya hubungan. Lha, ketika suatu hubungan dirasa begitu sempurna tetapi mengapa satu kata yang menyakitkan itu akhirnya mesti terlontar juga dari mulutnya ?
Kususuri lagi jalan2 memori saat kita bersama, mencari suatu alasan yang masuk akal adakah kesalahan yang telah kuperbuat untuknya menjadikan semua harapan itu musnah ? Sayangnya ia tidak mau jujur untuk memberitahukan apa penyebab segalanya harus diakhiri, sehingga aku tersiksa oleh tebak-tebakan diriku sendiri.
Apakah aku kurang perhatian padanya, kurang pantas untuknya, atau ada maksud lain dibalik itu semua ? Atau salahkah aku terlalu mencintainya ? Berlebihankah bila aku cemburu pada semua teman2 prianya ? Tak tahukah dia bahwa jauh di dalam batinku, hati ini pun ikut terluka ?
Maafkanlah bila ku selalu / membuatmu marah dan benci padaku
Kulakukan itu semua / hanya tuk membuatmu bahagia
Mungkin ku cuma tak bisa pahami / bagaimana cara tunjukkan maksudku
Aku cuma ingin jadi / terbaik untukmu
……
Lirik refrein dari lagu jawara dari grup Tangga di chart HIMpersada edisi minggu lalu ini kayaknya pas untuk mewakili perasaan tersebut. Mungkin kini dia tengah marah dengan segala perlakuanku, karena aku masih bodoh dan buta soal menjaga hati.
Maafkan bila aku keliru memahami itu semua, yang hanya aku inginkan cuma untuk melihatmu tersenyum bahagia, menjalin kembali jejak2 nostalgia yang tersisa, dan merajut harapan indah bersamamu. Aku tidak butuh banyak alasan lagi untuk mencintaimu. Aku butuh dirimu. So, please don’t go / you would ruin my whole world…….
Can somebody tell me how you get things back / The way they use to be
Oh God give me a reason / I’m down on bended knee
…….
source: HIMoments - himfiles@yahoo.com